Lotus Workflow – a Workflow Engine

Posted on November 20, 2010

6


Workflow Engine adalah sebuah platform untuk membangun aplikasi workflow. Fungsi dari workflow engine adalah me-route dokumen sesuai dengan bisnis proses yang sudah didefinisikan sebelumnya. Komponen dari workflow engine adalah routing workflow (biasanya digambarkan menggunakan GUI seperti Visio), Struktur Organisasi/Role yang akan digunakan sebagai tabel penyetuju atau action owner dalam workflow, workflow tracking/history. Lotus Notes selama ini, sering diasiosiasikan sebagai platform Lotus Notes. Anggapan ini benar tapi tidak sepenuhnya, karena Lotus Notes sebenarnya belum memiliki Workflow Engine. Kemudian beberapa third party mencoba membangun workflow engine diatas Lotus Notes. Nah salah satu dari produk hasil third party akhirnya dibeli oleh IBM, sebagai pemilik Lotus Notes. Maka jadilah Lotus Notes memiliki Workflow Engine, tetapi tidak dalam 1 box paket Lotus Notes yang dibeli oleh user.

Issue selanjutnya adalah apakah user pasti membutuhkan workflow engine untuk membangun aplikasi workflow ? Jawabannya adalah ya, karena:

  1. Development time, waktu yang dibutuhkan oleh membuat routing dalam aplikasi workflow adalah kira-kira 10-30% dari total project. Jadi jika menggunakan workflow engine, kira-kira waktu yang bisa di-reduce adalah 10-30%.
  2. Live support, seperti dijelaskan sebelumnya salah satu komponen workflow engine adalah struktur organisasi/role, tabel ini harus di maintain, jika ada lebih dari 1 workflow dan masing-masing aplikasi memaintain tabel-nya masing-masing, maka support yang dihabiskan oleh admin akan lebih banyak dan rumit.
  3. Maintenance cost, setiap coding membutuhkan maintenance, maintenance berbicara tentang biaya dan skill, dengan adanya “workflow engine” di masing-masing aplikasi berarti biaya dan skill yang dibutuhkan juga mahal dan banyak.

Hal-hal tersebut diatas belum lagi ditambahkan bahwa hampir semua corporate yang meng-implement aplikasi workflow, tidak mungkin hanya melakukan untuk 1 workflow saja. Nah berarti sangat baik atau worth untuk memiliki atau membeli workflow engine untuk membangun aplikasi workflow.

Selanjutnya apakah layak untuk membeli Lotus Workflow Engine ? Nah untuk yang ini jawabnnya pasti tidak, karena:

  1. Discountinue, sayangnya Lotus Workflow Engine sudah distop pengembangannya oleh IBM. Ada beberapa personal jugdment menurut saya kenapa IBM mematikan produk ini, tapi tentu tidak baik saya menjelaskannya di forum terbuka seperti ini, belum lagi saya juga “makan” dari IBM :-)
  2. Mahal, memang mahal itu relative tapi jika ada yang free kenapa pakai yang beli

Apa maksud free ? Saya sendiri sejak awal membangun aplikasi workflow sudah terpikir untuk membuat workflow engine. Dan memang juga sudah diwujudkan, yaitu sejak tahun 1998, dimana waktu itu masih bekerja di salah satu BP IBM, sudah berhasil membangun workflow engine meskipun masih sangat sederhana. Saat ini workflow engine itu sudah saya kembangkan dan disemua project workflow engine ini selalu menemani dan tidak pernah mengalami kendala atau membutuhkan perubahan. Dan workflow engine ini saya hargai “free”.

Jadi jika membutuhkan workflow engine untuk mengganti Lotus Workflow mungkin saya bisa membantu dan harga untuk workflow engine yang ditawarkan adalah “free”. Berikut ini adalah beberapa project yang pernah dibuat yang menggunakan Lotus Workflow:

  1. Perjalanan Dinas (2001)
  2. Director Minutes of Meeting (2010)
Posted in: Concept, Development